Para Bawahan 2

1302 คำ

    “Astaga! Maafkan aku, aku datang di waktu yang tidak tepat.” Brandon yang baru saja masuk ke dalam ruangan, segera memutar balik dan menutup pintu rapat-rapat.         Vyra yang mendengar hal itu tentu saja panik. “Hei, ini tidak seperti yang kau lihat!” seru Vyra pada temannya yang sudah pergi dan menutup pintu dengan rapat.     Vyra segera menatap Nero dengan kesal dan memukul d**a pria itu dengan kuat hingga Nero sendiri merasa kesakitan. Ia tidak menyangka jika Vyra ternyata bisa memberikan pukulan yang terasa menyakitkan seperti itu. Nero pun melepaskan pelukannya dari Vyra dan membuat Vyra bisa turun dari pangkuan Nero. Vyra menatap Nero dengan netra memicing. Namun, ekspresi yang dipasang oleh Vyra tersebut malah terlihat menggemaskan bagi Nero. Rasanya, Vyra malah terlihat

อ่านฟรีสำหรับผู้ใช้งานใหม่
สแกนเพื่อดาวน์โหลดแอป
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    ผู้เขียน
  • chap_listสารบัญ
  • likeเพิ่ม