Betapa terkejutnya Yudhis saat mendapati siapa yang baru saja datang ke Pawon Jawa malam ini. Tamu tak terduga berikutnya. “Selamat malam, Semuanya,” sapa Billy. Semenjak kakinya terkena luka tembak, kini ia harus berjalan dengan bantuan tongkat lengan yang dipasang di lengan kiri. Cukup sulit awalnya. Billy butuh waktu beberapa hari untuk terbiasa berjalan menggunakan tongkat lengan. “Mas Billy, akhirnya datang juga. Mari sini ikut bergabung,” sambut Pak Sidiq tidak kalah antusias. “Mas Yudhis, maaf saya lupa bilang kalau Mas Billy juga saya undang untuk datang kemari malam ini.” Yudhis kembali ke meja nomor tujuh setelah berbasa-basi sebentar dengan Pak Sidiq. Ia kemudian duduk di kursinya. Yudhis malas menyapa Billy yang saat ini sudah duduk di hadapannya. Emi duduk di samping kanan

