Pelipur Lara

1348 คำ

Jadilah seperti bunga yang memberikan keharumannya bahkan pada tangan yang menghancurkannya. ___________ 2 Minggu berlalu, selama itu pula baik aku dan mas Azzam sangat sibuk di rumah sakit. Kami bahkan jarang ada waktu berdua selain di rumah. Itupun kalau gak ada operasi dadakan. Seperti halnya sekarang, aku membuat rencana untuk Minggu depan. Aku akan mengunjungi panti jompo dimana papa mas Azzam berada. Aku juga akan memberitahu kondisi Ziha kepadanya. Rasanya terlalu jahat jika membuatnya tak bisa mendengar akan informasi anaknya sendiri. "Mas, besok mas mau ikut apa enggak?" tanyaku. Kami saat ini berada di batas suci masjid. Aku menunggunya memakai sepatu, sedangkan aku sibuk memikirkan jawaban dari pertanyaan ku. "Enggak Sya. Saya belum siap buat ngelihat wajahnya lagi, kalau

อ่านฟรีสำหรับผู้ใช้งานใหม่
สแกนเพื่อดาวน์โหลดแอป
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    ผู้เขียน
  • chap_listสารบัญ
  • likeเพิ่ม