Kamu itu cantik Sya. Sampai-sampai saya gak rela orang lain natap wajah kamu. __________ "Jadi kamu istrinya Azzam?" Aku mengangguk, dan tersenyum kecil pada pria baya yang berstatus sebagai ayah mertua ku. Aku tak dapat memungkiri, aku bahagia melihat senyum dan binar mata bahagia yang terpancar dari mata papa, kala melihat kehadiran mas Azzam, meskipun hanya sesaat. Ya mungkin, untuk sekarang mas Azzam belum mau berbicara dengan papa. Tapi aku yakin, secepatnya mas Azzam pasti bisa memaafkan dan melupakan segala kesalahan yang pernah di buat oleh papa. Dan aku juga memaklumi jika mas Azzam belum siap berhadap-hadapan dengan papa lebih lama. Makanya mas Azzam memutuskan menunggu ku di mobil, dari pada ikut masuk ke dalam panti jompo. "Kapan kalian menikah?" "Sekitar 2 Minggu an pa

