Gugup melanda bagai gulungan ombak di bibir pantai. Saat Helena berulang kali memeriksa dokumen, lekas terburu-buru untuk tidak terlambat. Ini baru hari ketiga dia bekerja. Tidak bisa sembarangan memberi kesan buruk yang mencoreng nama baiknya sebagai pekerja baru. Tim purchasing menerimanya dengan tangan terbuka. Persaingan ketat yang membutuhkan banyak tenaga rupanya berimbas baik padanya. Helena berterima kasih pada sang ibu yang terus melantunkan doa untuknya di perantauan. Bekerja setelah lulus adalah impiannya. Helena tidak meminta hal lain selain diberi kehidupan yang lebih baik dan mapan untuk bisa mandiri di kemudian hari. Membantu meringankan pekerjaan orang tua dan sesekali memberi mereka kebahagiaan kecil dengan uangnya. Harapan yang sederhana dan Tuhan mengabulkan. Dia dite

