ENAM PULUH SEMBILAN

1064 คำ

3.56 PM Aretha duduk dengan gelisah, sesekali matanya melirik kearah kamar rawat Elton. Tadi, tiga jam yang lalu keadaan Elton tiba-tiba drop. Setelah mengatakan kalimat yang membuat air mata Aretha menetes. 'Aku selalu mencintaimu, jangan pernah lupakan aku sampai kapanpun sayang. Kau tahu, mencintaimu itu berat sayang, jika saja aku bisa memutar waktu. Aku akan memutar waktu dimana sebelum kau bertemu dengan David.' 'Kenapa kau berbicara seperti itu? Apa maksudmu?' 'Tanpa aku jelaskan, kau pasti akan tahu sendiri dalam waktu dekat ini.' Tangis Aretha kembali pecah saat mengingat percakapannya dengan Elton. Percakapan itu membuat relung hati Aretha tidak tenang, Aretha merasa ada yang janggal disini. Aretha harus segera mencari tahu apa yang terjadi. "Aretha makanlah dulu, kau belum

อ่านฟรีสำหรับผู้ใช้งานใหม่
สแกนเพื่อดาวน์โหลดแอป
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    ผู้เขียน
  • chap_listสารบัญ
  • likeเพิ่ม