Sepuluh tahun berlalu, Abercio baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke 18 tahun. Ia melanjutkan study di Harvard University, dan menetap di sebuah apartemen mewah di dekat kampus. Hari ini, Cio sedang mengemas beberapa barang untuk dibawa ke apartemennya. "Kakak," panggil Theresia. "Hai, Ada apa?" "Apa kau akan pergi? Kenapa kau tidak menunggu aku hingga bisa ikut?" tanya Theresia dengan wajah murung. "Theresia, dengarkan aku. Pada waktunya nanti, kau juga akan sama seperti aku. Lagi pula, aku hanya berjarak beberapa jam saja dari kota ini, kau bisa meminta Paman Greg untuk mengantarkanmu," ujar Cio. "Oke." Gadis berusia sepuluh tahun itu memang sangat dekat dengan Abercio ,kakaknya. Theresia selalu mengikuti kemanapun Cio berada,dan juga memiliki kecerdasan yang sama dengan Cio.

