"Pagi, Sayang." "Pagi, Papa!" balas Ara sembari mengecup pipi Kai. Beberapa hari sudah terlewati dengan damai sejak kejadian yang menimpa Ara di tangga darurat. Sekembalinya Ara di rumah, dia ingin menanyakan pada ayahnya, tentang hubungannya dan Louise yang terlihat mencurigakan. Namun, Ara mengurungkan niatnya itu, karena sang ayah yang terlihat begitu sibuk dengan pekerjaan yang dimilikinya. Sehingga, sampai saat ini dia masih belum menemukan waktu yang tepat untuk bertanya. "Sepertinya aku nggak terlihat yah," ucap Louise tiba-tiba membuat Ara terkejut. "Louise! Kok bisa ada disini?!" ucap Ara dengan mata yang membesar tampak terkejut dengan kehadiran Louise disini. Karena sejak tadi, dia tidak melihat atau merasakan tanda-tanda keberadaan Louise. "Haha, anak papa lucu banget sih,

