“Kenapa? Lu mau ngintipin gua ya?!” “.......!” Tiba-tiba Ara dejavu merasa kesal dan geram yang berulang kali sama Louise. “Lu..! Kalau buka mulut nggak bisa gitu yah yang baik-baik. Harus banget yah nyolot kalau ngomong!” Malas debat langsung saja gua tinggal masuk ke kamar mandi. “Pfftt…,” Louise pun berjalan kearah tenda sembari terkekh melihat Ara yang kesal. Dalam perjalanannya kembali ke tenda, Louise melihat seseorang berdiri dibalik pohon, seperti sedang bersembunyi. Walau merasa curiga Louise tetap melanjutkan apa yang hendak dia lakukan. “Ngapain balik lagi? Ada yang ketinggalan?” Tanya gua penasaran. Ini anak ngapain kesini. “Lu nggak apa-apa?! Sudah selesai mandinya?” Tanya Louise ke Ara yang sedang menatapnya heran. “Sudah. Gua mandinya cepat kok. Kenapa sih?! Kayak hab

