"Iyah kak, aku sudah benar-benar sehat. Makasih yah kak atas bantuannya kemarin, aku mendengarnya dari louise," ucap Ara. "Sama-sama, Ra." "Sebenarnya ada yang mau aku omongin...," ucap Reas yang tampak tidak sabar. Dia ingin menanyakan sesuatu tentang apa yang dia dengar. Menurutnya, inilah saat yang tepat untuk menanyakannya dan mendapat penjelasan. Reas tidak pernah mempermasalahkannya. Memang awalnya dia cukup terkejut, tetapi itu tidak mengalahkan rasa sukanya pada Ara. "A..apa Kak? Silahkan saja," ucap Ara gugup. Dia takut Reas akan kembali menyatakan perasaannya. Sedangkan Ara tidak akan mungkin bisa membalas perasaan Reas. Hatinya lebih memilih Louise dibandingkan dengan yang lain. Louise, meski menyebalkan dan suka membuatnya kesal, tapi dia merasa nyaman didekatnya dan dia jug

