18. Kedatangan Pak Kades

884 คำ

Ros kini tengah bersembunyi di kolong tempat tidur kamar ibunya, dan lebih anehnya lagi, Satria ikut serta bersembunyi di bawah sana. Entah apa maksud Ros mengajak adiknya ikut bersembunyi bersamanya. Padahal Satria bersikeras tidak mau, katanya takut ada kecoa. Iring-iringan Pak Kades sudah masuk di ujung gang kampung Ros, tidak mungkin ia lari sekarang. Bisa-bisa diuber Pak Kades. "Udah datang belum ya Pak Kades, kok sepi?" bisik Ros pada adiknya. "Belum kayaknya, Mbak. Belum ada suara ramai," jawab Satria. "Pengap nih, Mbak!" keluh Satria karena merasa sangat sumpek di kolong kasur. "Sabar, begitu rombongan Pak Kades bubar, kita juga pergi," sahut Ros. "Masih lama kayaknya, Mbak aja yang sembunyi. Kenapa Satria jadi ikut-ikutan ngumpet?" omel Satria kesal. "Ya sudah sana keluar

อ่านฟรีสำหรับผู้ใช้งานใหม่
สแกนเพื่อดาวน์โหลดแอป
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    ผู้เขียน
  • chap_listสารบัญ
  • likeเพิ่ม