CHAPTER EMPAT PULUH

2178 คำ

            Irawan memasukkan mobilnya di garasi. Ia mengambil tasnya yang ada di bangku sebelahnya sebelum keluar dari mobilnya dan masuk ke rumahnya. Rumahnya sepi. Selalu seperti itu tiap kali ia pulang ke rumah. Ia duduk di sofa ruang tamu dan melepas sepatunya.             Tak lama asisten rumah tangganya menghampirinya dengan secangkir teh yang langsung ia taruh di atas meja.             Sebelah tangan Irawan mengambil cangkir polos di atas meja lalu menyesap tehnya pelan. Setelah menghabiskan isi cangkirnya ia berdiri dan berjalan menuju salah satu kamar. Ia menekan handle pintu dan membukanya. Kamar itu masih dalam keadaan rapi. Sang pemilik kamar tak terlihat. Ia menghela napas lalu kakinya melangkah menuju tangga dan kembali menghampiri satu kamar yang berada paling dekat den

อ่านฟรีสำหรับผู้ใช้งานใหม่
สแกนเพื่อดาวน์โหลดแอป
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    ผู้เขียน
  • chap_listสารบัญ
  • likeเพิ่ม