Alister terdiam sejenak lalu mulai berbicara. "Karena saya hanya tidak ingin kamu berpikir macam macam tentang saya. Saya khawatir kamu ilfeel dengan siapa saya sebenarnya." "Enggak kok pak, saya enggak bakal ilfeel. Apalagi saya suka sama reptil seperti ular. Apalagi saya tahu kalau bapak bukan orang jahat. Kemarin saya menuduh bapak seperti itu karena masih bimbang aja kalau bapak akan menjadikan saya korban. Tapi ternyata setelah saya pikir lagi, ternyata pemikiran itu salah. Saya tahu selama ini bapak tulus menolong saya. Makasih banyak ya pak." ucap Aleta. Alister tersenyum, tangannya tergerak untuk mengusap rambut Aleta lembut. Aleta merasa gugup ketika diperlakukan seperti itu oleh Alister, apalagi dipandang selama itu dengan senyuman indah yang terukir jelas di sudut bibirnya.

