Samudra Hameldon membuka halaman majalah tentang beraneka cara menanam tanaman hidroponik itu dengan raut wajah datar. Dia sedang duduk di bangku panjang yang letaknya ada di taman belakang rumah sakit. Tidak sendirian, tapi berbarengan dengan beberapa pasien lain dan juga beberapa orang perawat yang sengaja ditugaskan untuk menjaga pasien-pasien tersebut. Dokter yang memintanya agar lebih rileks dan menenangkan pikirannya sedikit, sekalian untuk berjemur di bawah pancaran sinar matahari pagi yang kaya akan vitamin D. Kondisi kesehatannya memang belum sembuh total. Sewaktu-waktu dirinya bisa kembali collapse, dan maka dari itu dokter belum mengizinkannya untuk rawat jalan. “Kau mau menghubungi anak dan menantumu lagi?” tawar seorang dokter yang juga membantu mengontrol perkembangan kese

