Berakhir

1501 คำ

Hatiku tak setegar mulutku, hatiku hancur saat mengucapkan itu semua. Kami dulu bersama berlandaskan cinta, dan sekarang? Apakah kebersamaan lebih dari enam tahun ini sama sekali tak ada artinya. Hanya karena godaan s*****t, semua kebahagian yang tergenggam kini terbang dan hilang. Mas Andrian lebih memilih mengurus perempuan itu daripada mengejarku, atau kembali mencoba meluluhkan hatiku. Kini, apalagi yang aku harapkan? Hanya menunggu rasaku padanya benar - benar mati. Hanya menunggu waktu akan mengobati luka ini. "Nanti, secepatnya saya kasih kabar." Suara Bu Yanti mengagetkanku. "I … iya Bu. Saya tunggu kabar baiknya." Aku menjawab kemudian. "Kami permisi dulu, Mbak Hana. Em … yang sabar ya. Semoga permasalahan Mbak Hana mendapatkan jalan keluar yang baik." Bu Yanti terdengar bi

อ่านฟรีสำหรับผู้ใช้งานใหม่
สแกนเพื่อดาวน์โหลดแอป
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    ผู้เขียน
  • chap_listสารบัญ
  • likeเพิ่ม