"Ellie dan Laito ada di sini." Pandora menurunkan katalog baru untuk menghampiri tamu yang telah ditunggunya dengan senang. Dari kejauhan, terlihat pamannya memakai mantel dan topi bersama Ellie yang lebih bersemangat dan hidup dari sebelumnya. "Pandora di sana," tegur Ellie pada Laito yang masih mengagumi bangunan kastil dengan sumringah. Dia bahagia berada di tempat ini. "Pandora?" "Oh, ya Tuhan. Kuharap perjalanan kalian menyenangkan karena Ellie menolak memakai transportasi pribadi dari istana." Ellie tertawa. "Itu ide bagus. Aku bisa membawa pamanmu menonton dunia luar dari balik jendela kereta. Dia sangat menyukainya." "Luar biasa. Aku beruntung karena tidak mabuk darat selama perjalanan." Laito tertawa, memegang lengan Pandora. "Kau baik-baik saja?" "Aku baik." Pandora meman

