sebelumnya saya adalah wangi. Penulis adalah impian saya untuk mengisi waktu luang. Tak tau mengapa saya senang sekali menulis karena dengan itu bisa memperlihatkan berbagai kisah kehidupan yang pernah kita jalani.
kisah ini dimulai dari dunia sekolah yang diisi berbagai warna warni perdebatan, suka duka, canda tawa, dan banyak hal lainnya.
Dengan menulis membuat pikiran menjadi tenang, bahagia, dan juga terlihat suasana hidup yang lebih gembira.
Lovina Adenia adalah seorang gadis berusia 16 tahun yang sudah memasuki bangku SMA. Dia sering sekali dipanggil dengan sebutan "Opin" oleh teman-temannya dari masa SMP. Opin sudah lama bersahabat dengan seorang cowok yang bernama Alfarhan Havid yang mudah sekali bergaul dengan banyak orang.
Kisah ini dimulai saat warna warni persahabatan mereka berdua diikuti rasa suka yang silih berganti, yang sembari melengkapi kehidupan selama di kampus, yang datang dengan sendirinya tanpa disadari...
Havid dan Opin sudah bersahabat selama 6 tahun lamanya, dimana suatu saat Opin yang harus pergi meninggalkan Havid, berpisah untuk mengejar impian demi kebaikan masing-masing... Lama sekali jarak memisahkan dan komunikasi pun menjadi berkurang. Namun suatu saat mereka kembali bertemu dengan jalan yang panjang dan pertemuan yang tak terduga, dengan salah satu yang menyimpan rasa tetap bersisa... Tapi mereka selalu berpikir "Sahabat kan tetap sama, yang selalu bersama dengan status yang sama" dengan berakhir untuk berpasangan masing-masing dengan seseorang yang jauh akan membuat semuanya menjadi indah..
Tak hanya mereka saja, keluarga mereka pun sudah saling mengenal dengan baik. Itulah mereka selalu bisa menjaga hubungan persahabatan yang mereka jalin dengan baik. Sedikit cekcok pasti ada tapi itu hanyalah sementara.
Kenangan tinggal kenangan, yang berlalu jadilah kenangan, walaupun membekas namun harus dilupakan, mulailah awal dengan keindahan.
Suatu kalimat dengan indah akan terpancar "Melupakan dengan keikhlasan.. memulai sebuah kisah dengan keindahan"...
Sesuatu yang indah akan datang disaat yang tepat. Waktu berjalan begitu cepatnya hingga datang saatnya hidup kita jalani masing-masing dengan rasa yang tak sama.