Menjadi pemenang untuk diri sendiri lebih baik daripada menjadi seorang pecundang. Itu sebab aku ingin dikenal sebagai penulis bertalenta dan membuktikan bukan hanya pada orang lain, melainkan pada diri sendiri, bahwa aku bisa, dan mampu menghasilkan sesuatu yang bisa membuat diri ini bangga
Arunika, seorang gadis yang harua kehilangam kedua orangtuanya dalam suatu kecelakaan pesawat. Dia kemudian di asuh oleh paman juga bibinya.
Satu ketika, Arunika harus menerima takdir di jadikan tumbal untuk pembayaran hutang-hutang pamannya.
Bagaimana nasib Arunika selanjutnya?