**21++**
Lima tahun memimpikan seorang wanita yang belum pernah dilihat dalam kehidupan nyata. Tetapi bertemu dalam penglihatan saat dirinya terbaring koma. Ia hampir bisa mencium rambutnya, merasakan kehalusan kulitnya, dan ia hampir bisa merasakannya. Setiap kali bercinta dengan wanita lain, ia merasakan bercinta dengannya, dan ia menamai wanita itu sebagai “kekasih hatiku”.
Matahari sudah terbenam ketika kami mendarat di Venezia. Aku memakai jaketku dan kami keluar dari pesawat, lalu menuju pintu masuk terminal. Aku mengeluarkan kacamata hitamku, merasakan hembusan udara di kulitku. Kulangkahkan kaki menuju parkiran, tiba-tiba, semuanya seperti menjadi gelap, meskipun mataku terbuka lebar, aku melihatnya. Aku berkedip panik, aku hanya pernah melihat kekasih hatiku ketika aku menginginkannya. Mataku melebar, tapi dia sudah pergi menghilang. Aku melangkah ke dalam mobil yang diparkir dan hampir menarik Brian ke dalam ketika dia membuka pintu mobil.
"Itu dia" bisikku, tenggorokanku tercekat.Aku menunjuk seorang gadis yang sedang berjalan di jalan setapak, menjauh dari kami.
"Gadis itu" kepalaku berputar, aku tidak bisa mempercayai mataku.
Apakah ia akan bertemu dan berjumpa lagi dengan “kekasih hatiku”?
Namaku Zoya Zetana, seorang karyawan disebuah perusahaan dikota Catona, saat ini sedang berada dikota kelahiranku kota Messina. Jarak dari kota Messina tidak jauh dari kota Catona, hanya saja menggunakan transportasi laut, harus menyeberangi laut sekitaran empat puluh lima menit.
Berjumpa dengan teman lama Zoya yang bernama Arta, dalam pertemuannya Arta mengenalkan seseorang kepada Zoya, lelaki itu bernama Elvan.
Seiringan waktu berjalan mereka menjalin hubungan.
Lima tahun bersama, tetapi datangnya seseorang yang baru dihidup Elvan membuat hubungannya dengan Zoya semakin diujung tanduk, apakah mereka tetap bersama?