Dicerai mati pada saat malam pertama membuat semangat hidup Rere redup bahkan padam. Terlebih, ia harus terbiasa dengan tatapan orang-orang yang entah kasian atau mengejek. Belum lagi julukan yang disematkan kepadanya, jahe (janda herang). Tapi semua itu tak berlangsung lama, rasa sedih semakin terkikis semenjak ia dekat dengan bocah remaja yang bernama Arya Prabu Wisesa.
"Aku jahe kamu berondong, apanya yang cocok?"
"Cocok dong, sama-sama pas buat dibawa ke tempat gelap dan dingin," bisik Arya di telinga Rere.
"Aku hanya ingin membahagiakan Ayah dan Bunda dengan menghadirkan anak dari darah daging Ayah. Harusnya Bunda senang, karena Bunda tidak bisa memberikan apa yang Ayah inginkan."
Kisah cinta luar biasa seorang istri pada suaminya, seorang ibu pada anaknya. Namun, bagaimana jika cinta yang luar biasa itu tiba-tiba terhempas begitu saja karena adanya cinta segitiga diantara mereka? Sanggupkah Emilia berjuang mempertahankan suaminya menjadi miliknya seorang atau malah rela berbagi meski ikhlas belum terpatri dalam hati?