Cerita Oleh Kafom Rona
author-avatar

Kafom Rona

bc
Kukembalikan Suami Pada Cinta Pertamanya
Diperbarui pada Dec 4, 2022, 19:35
Dia menikahiku karena pelarian. Kemudian, meninggalkanku begitu saja saat kekasihnya telah menjanda, pun saat bertahun diri ini menunggu cintanya. Aku Mentari, istri seorang dokter jenius dan ternama Mas Rian. Kalau ada yang bertanya siapa yang dicintai Mas Rian, jawabannya sudah pasti bukan aku. Dia menikahiku karena kekasihnya—yang seprofesi—memilih meninggalkannya demi karier dan lelaki lain. Setelah enam bulan pernikahan, Mas Rian baru menyentuhku. Itupun sambil menyebut nama wanita pujaannya. Mulai dari sana, setiap dia mendatatangiku, nama Dokter Juwita tanpa pernah absen diejanya. Sungguh, dadaku sesak luar biasa. Meski demikian, aku tetap menyimpan setitik harap untuknya. Selain karena Mas Rian memenuhi semua kebutuhanku secara berlebih, juga ada anak yang membuat rasa ini kian subur. “Ini bukan salahku, tapi takdir yang memang harus berlaku,” ucap Mas Rian tanpa dosa, apalagi meminta maaf sebagai kata perpisahan. Duh .... Ada yang patah, tetapi bukan ranting. Ada yang merembes, tetapi bukan darah. Beginikah sakitnya mencintai dalam pengabaian? Beginikah perihnya berharap dalam ketidakpedulian. Namun, aku tetap tak mampu untuk berpaling. Belum genap sebulan kepergian Mas Rian, Bapak menghadap pada Ilahi, karena stres mengetahui kehancuran rumah tanggaku. Lengkaplah sudah penderitaan ini. Entah kenapa suatu hari, Mas Rian memaksa mengambil putra semata wayang kami—Abram. Padahal, dia tahu pasti bahwa hanya anak itu pengusir sepi dan pengobat laraku. “Abram hanya pengin sama Mama, Pa. Kasihan, Mama sendiri,” protes Abram. Lelaki itu tak menghiraukan ucapan putranya. Dia tetap memaksa Abram untuk ikut serta. Refleks, kaki mengikuti Abram dalam gendongan Mas Rian, yang tak henti menengadahkan tangan ke arahku. Aku seperti sedang menyaksikan drama korea perpisahan antara ibu dan anak, tersebab kalah di persidangan dalam perebutan hak asuh. Cuma bedanya, di sini aku tak jadi penonton atau penikmat, melainkan pemeran utama. Ternyata berdobel-dobel sesak yang ditimbulkannya. Melihat air mata putraku yang tak berdosa itu berjatuhan akibat keegoisan papanya, sisi pelindung seorang ibu berontak dalam jiwaku. Aku harus berjuang. Meski sampai titik darah penghabisan dan berakhir tumbang tak dikenang, aku akan terus berjuang.
like
bc
Istri vs Mantan
Diperbarui pada May 15, 2022, 20:14
Zahrah Maulidia, gadis miskin berusia dua puluh empat tahun. Ikut membantu keuangan keluarga dan sekolah adik-adiknya dengan bekerja pada laundry milik kerabat ibu di kota. Reza Rahardi, duda tiga kali cerai. Menikah dengan Zahrah karena keinginan sang putri yang merupakan anak didik privat Zahrah. Ikatan yang diawali tanpa saling mengenal, berakibat tidak seperti rumah tangga pada umumnya selama dua tahun. Semua berbeda ketika mamah sang putri, mantan isteri Reza meminta rujuk kembali. Apakah Zahrah di hati suaminya? Ataukah Reza masih mengharap pada sang mantan? Ke mana pria maskulin itu melabuhkan pilihan? Selanjutnya Caca, setelah enam tahun berlalu dan telah menginjak usia remaja, terjebak dalam kubangan dosa yang menyebabkan kepergian tiba-tiba orang-orang yang dicintainya. Mampukah Caca bertaubat di tengah dahsyatnya ujian hidup? Pun sanggupkah gadis belia itu memperjuangkan cintanya pada lelaki masa lalu ibu sambungnya
like
bc
Menikahi Pacar Sahabat
Diperbarui pada Feb 24, 2022, 22:36
Sebulan setelah pesta meriah akad nikahku dengan mas Rio, lelaki yang konon bergelar suami itu, menikah siri dengan pacarnya sekaligus sahabatku. Kami hidup seatap. Namun, sikap mas Rio dan Marta hanya menganggapku setan, menjadi yang ketiga. Aku diperlakukan tak selayak istri, pun tak sebagai pembantu. Intinya, aku hanya dianggap pajangan. Pajangan yang hanya mengambil tempat namun tak berarti sama sekali. Entah apa yang merasuki mas Rio, hingga suatu malam dia mendatangi kamarku dan mengambil paksa kehormatan yang selama ini kujunjung tinggi. Di pagi hari, barulah aku tahu jawabannya. Saat istri terkasihnya Marta berteriak histeris akibat cemburu. Setelah mengetahui, kehormatan itu adalah ganti mahar agar tak sia-sia, jantungku seakan berhenti berdetak.. Harga diriku sebagai istri dan wanita, sungguh telah terinjak-terinjak menjadi kepingan-kepingan. Aku melajukan motor di pagi buta untuk menceritakan kebobrokan rumah tangga ke pada orang tuaku dan orang tua mas Rio. Namun sayang, jauh panggang dari api. Pernikahan itu memang direncakanan karena ketiadaan cinta. Kemanakah diri hendak mengadu? Jika memang aku hanya dijadikan tumbal? Baiklah, aku akan pergi. Mencari obat pada luka di hati, mencari penawar pada lara di sukmaku. Kukirim tulisan pesan pamit ke nomor mas Rio sebelum menghilangkan, semua jejak tentang di mana keberadaanku. Selamat tinggal tanah kelahiran.
like