Jill terpaksa harus melakukan "open B.O" karena perusahaannya diambang kehancuran. Karyawan menuntut gaji dan pesangon, kekasihnya berkhianat dan adiknya butuh biaya pendidikan. Tak disangka, seorang pria mau membelinya.
Setelah melewati malam panjang bersama, bukannya membiarkan Jill pergi, pria itu justru memperpanjang kebersamaan mereka, meminta Jill menemaninya selama 30 malam dengan bayaran 100 miliar.
Awalnya Jill tidak setuju, tetapi keadaan mendesaknya, terjerat dalam hubungan tanpa ikatan pasti di tengah trauma yang dihadapinya terhadap percintaan.