Di sebuah kampus jurusan Sastra Indonesia, seorang gadis berkulit putih berwajah Indo sedang berjalan menuju kelas barunya. Ini kali pertama ia sekolah tanpa sebuah seragam, setelah ospek tentunya. Hanya baju bebas rapi dengan rambut terurai menambah kesan cantik pada dirinya. Arumi!” seseorang memanggil namanya dengan lantang.
Dia adalah Arumi Aerum Kim, anak berkebangsaan Indonesia keturunan Korea-Indonesia. Arumi mencari sumber suara yang memanggilnya. Lalu tepukan pelan di bahunya membuat Arumi berbalik. Ia melihat sepasang kekasih yang ia kenal sejak mereka menjalani ospek kampus. Ketiganya berjalan beriringan keluar dari lorong kelas mereka. Ini adalah hari pertama mereka kuliah usai menjalani ospek kampus.
Saat mereka berjalan menuju taman kampus, ketiganya bertemu dengan 2 lelaki yang juga meneriaki nama Arumi dengan senang. Keduanya adalah Okto dan Reno. Mereka adalah teman Arumi semasa SMA, mereka tidak menyangka akan bertemu di kampus yang sama walau ketiganya berbeda jurusan.
Arumi memperkenalkan kedua teman SMAnya pada sepasang kekasih yang ia kenal selama ospek kampus. Setelah pertemuan itu mereka rutin bertemu di luar kelas tanpa di rencanakan maupun dengan perencanaan matang.
Hari ini Arumi sengaja mengajak teman-temannya untuk berkumpul bersama untuk makan siang di kantin kampus. Reno dan Okto ternyata membawa teman lain, ia adalah Arga. Arga memperkenalkan dirinya pada Arumi dan Ayu. Vino yang merasa mengenal Arga pun memeluknya dengan pelukan ala lelaki.
Awal pertemuan itulah yang membuat Arumi senang karena baik Reno, Okto maupun Arga dapat bergaul dengan baik dengannya dan juga Ayu dan Vino dan akhirnya mereka pun mengikuti organisasi yang sama di kampus. Hubungan itu terus berlanjut hingga diluar organisasi.