Agit seorang pemuda yang mencari kosan baru untuk tempat tinggalnya, ternyata mendapatkan kosan yang dihuni makhluk tak kasat mata. Ia kerap diganggu oleh perempuan penghuni kosan tersebut. Sampai-sampai Agit harus begadang di warung kopi yang buka dua puluh empat jam di seberang Gang Sempit karena tak tahan dengan yang dialaminya.
Ia tak tahan dengan gangguan yang ada, tetapi ia sudah telanjur membayar sewa untuk tiga bulan ke depan.
Setiap malam ia diganggu oleh makhluk tak kasat mata yang ada di sana, terkadang makhluk tersebut terdengar minta tolong.
Apa yang sebenarnya terjadi? Apakah Agit akan tahan dengan gangguan tersebut