Cerita Oleh Nok esihh Dempes
author-avatar

Nok esihh Dempes

bc
suamiku adalah Gus dingin
Diperbarui pada Mar 7, 2023, 05:18
BISMILLAH HIRROHMAN NIRROHIM,, ASALAM MULAIKUM WR.WB Pasangan kiyai abdulah Husen umi Fatimah ibu sambung, istri kiyai abdulah meninggal pasca melahirkan Yuna, akibat pendarahan, punya anak 4, laki laki dua, perempuan dua, anak pertama bernama Samsudin anak kedua bernama Salman, mereka berdua bertitel ustadz yang perempuan anak ketiga bernama Aisyah Maharani, anak ke empat bernama Ayuna Adelia hairunisah, anak bontot kiyai abdulah, yang jadi pemeran utama Ayuna Adelia hairunisah, yang bakal di jodohkan dengan Gus Fadil Malik al-fatih, Gus yang galak dingin jutek cuek, di segani sama santri dan santriwati nya, di pondok pesantren baital makmur di kota J, hanya bliau lah yang galak dan tegas Ayuna umur 18 Thun masih sekolah SMA, paras cantik, kulit putih susu, tikah nya yang nyeleneh, sampai kiyai abdulah kelelahan ngadepin anak bontot nya dan sekarang Yuna sekolah di kota Indramayu, untuk nemenin Nini dan aki nya di kota tersebut karna sudah tua,,, saat Yuna Masi duduk di bangku SMP, Nini nya meninggal dunia, aki nya pun meninggal dunia pas Yuna masuk semester Ahir SMA nya, 6 bulan kelulusan Yuna, karna tidak memungkinkan Yuna pindah sekolah ikut Abah nya di kota J,,,,,yuna tidak mau pindah sekolah, dengan alasan beradabtasi sama sekolah baru temen baru tidak memungkin kan, toh 6 bulan lagi lulusnya, Fadil umur 28 tahun, lulusan kairoh kota messir,,, putra dari kiyai amsor alfatih, ibu umi jubaidah,,,, pemilik pesantren nahdotul anbia gus Fadil ngajar di pondok pesantren kiyai abdulah, dan berasal dari Jawa timur, kota S, Di suatu hari, kiyai abdulah datang ke ruangan Gus Fadil,, Tok tok tok,,, asalam mualaikum,, terdengar jawaban dari dalam,,, waalaikum salam wr wb,, gus Fadil terkejut karena yang datang orang yang paling di hormati dan di segani,, gus Fadil mencium punggung tangan kiyai abdulah,, kiyai abdulah berkata, apakah saya mengganggu,,, gus Fadil pun menjawab tidak mengganggu pak kiyai, mari silahkan duduk, merekapun duduk di kursi yang ada di ruangan itu, gus Fadil saya mau bicara sama Gus, iya,, pak yai silahkan mau bicara apa,, gus mau menikah dengan anak saya, Deg,, gus Fadil kaget, lidah nya terasah kelu,, karna setahu nya, kiyai abdulah hanya punya anak perempuan satu, yaitu Aisyah, sementara Aisyah sudah bersuami, dan suaminya adalah sahabat nya ustadz Zaki, lalu anak yang mana, yang di maksud kiyai abdulah,, ahirnya Fadil buka suara, hemm,, mohon maaf pak yai, yang di maksud anak pak yai yang mana, kiyai abdulah tersenyum sambil menyentu pundak Gus Fadil, gus saya punya anak empat, dua laki laki dua perempuan, yang saya mau nikahin sama Gus yang bontot, Yuna gus inget kan, sama Yuna,, yang lagi kecil nya suka di anter jemput ngaji, sekolah TK, kalu saya pergi keluar kota suka saya titipin ke kalian berdua,, Fadil nampak berfikir dan mengingat ingat, ohh,,,, yang waktu kita tahlilan minta ikutan pakai sarung sama peci, kiyai abdulah mengangguk,, masallah pak yai, emang Yuna bakalan mau menikah sama saya, kiyai abdulah kembali menepuk pundak Gus Fadil, itu sudah jadi urusan saya,, yang terpenting Gus mau atau tidak, saya percaya kamu bisa bimbing Yuna menjadi lebih baik, saya sudah tua, entah sampe kapan umur saya bisa bertahan,,,, tunggu selanjut nya, mohon maaf 🙏 kalu ceritanya atau tulisannya yang kurang di fahami, lagi belajar, mohon dukung terus karya ini, biar outor bisa semangat nulisnya,🥰🥰🥰
like
bc
KISAH NABI, DAN PARASAHABAT,,
Diperbarui pada Feb 9, 2023, 07:06
bismilahi,, assalam mualaikum warrohmatullahi wabarokatuh,,, Setelah tidak lagi bergabung dengan tentara Muslimin, Amr bin Ash dipercaya Khalifah Umar bin Khattab menjadi gubernur Mesir. Menjadi pemimpin umat Islam di sana, serta berdakwah mengajak kepada siapa saja untuk beriman kepada Allah SWT. Amr bin Ash menempati istana megah, lengkap dengan berbagai kenikmatan dan jaminan keamanan pada setiap waktu. Namun kemegahan istananya itu bertolak belakang dengan gubuk kecil dan reyot yang berada tidak jauh dari depan istananya. Dalam buku kisah keadilan para pemimpin Islam tulisan Nasiruddin dikatakan, Suatu ketika Amr berpikir untuk menggusur gubuk tersebut menggantinya dengan membangun sebuah masjid agung. Hal itu dimaksudkan supaya terjadi keseimbangan antara istana sebagai refleksi dari kehidupan dunia dan masjid sebagai upaya meraih kebahagiaan akhirat. Kemudian Amr mengumpulkan seluruh pejabatnya untuk membahas kemungkinan pembangunan masjid impiannya. Dalam rapat tersebut, Amr mendapat informasi jika gubuk reyot di depan istananya adalah milik keluarga Yahudi miskin. Informasi tersebut justru semakin menguatkan keinginan Amr untuk segera meletakkan batu pertama pembangunan masjid. Esok harinya, Amr memanggil orang Yahudi yang mendiami gubuk ke istana. Sesampainya di Istana, Amr kemudian mengutarakan maksudnya ingin membangun masjid di atas tanah tempat gubuk milik orang Yahudi tersebut. Sebagai imbalannya, Amr bersedia membeli tanah dengan harga yang telah disepakati. Mendengar rencana itu, orang Yahudi tidak menyanggupi permintaan sang gubernur. Dengan lantang dia menolak untuk menyerahkan tanahnya walau dibayar berpuluh kali lipat. Sambil berjalan meninggalkan istana, orang Yahudi tetap pada pendiriannya tidak menyerahkan harta satu-satunya yang dimiliki. Sebagai gubernur, Amr tidak mengindahkan keputusan orang Yahudi yang tetap pada pendiriannya. Segera Amr menetapkan surat keputusan untuk membongkar paksa gubuk keluarga Yahudi miskin tersebut. Amr beralasan pembongkaran dilakukan untuk mewujudkan sebuah kemaslahatan yang lebih besar kepada kaum Muslimin Mesir. Orang Yahudi yang sedang tidur santai di gubuknya kaget begitu melihat dari kejauhan, sejumlah tentara kerajaan berjalan menuju ke arahnya. “Atas perintah gubernur, kami ingin membongkar paksa gubuk kamu untuk dijadikan masjid,” kata salah satu praju)
like