BAGIAN 36

3392 Kata

“Tuan, lelehan emasnya sudah siap.” ucap salah seorang pengawal yang sudah menjalankan tugasnya dengan baik. “Berikan padaku, aku sendiri yang akan melumurkannya di wajah bocah itu.” sahut Elyas seraya dia rentangkan tangan kanannya bersiap menerima wajan berisi lelehan emas yang sangat panas. Jika lelehan emas itu dilumurkan pada wajah Hie, sudah pasti wajah pemuda malang itu akan hancur meleleh.  Hie menyipitkan matanya menatap ke arah Elyas yang tengah menyeringai padanya. Dia tak sanggup melakukan perlawanan apa pun, tubuhnya sakit dan perih bukan main. Dia pun memejamkan matanya, tak sanggup lagi mempertahankan kesadarannya yang memang mulai menipis.  Semua pasang mata menatap ke arah pintu ketika tiba-tiba terdengar suara ketukan dari luar. Entah apa yang terjadi di luar karena o

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN