"Via Cemburu"

1202 Kata

“Boy …. Ayo ke rumah sakit.” Via ingin Boy mendapatkan perawatan yang lengkap. Boy sudah berkorban menyelamatkannya.  Fatimah tanpa ragu melemparkan pot bunga ke arah Via tadi. Jika bukan Boy, Via yang sudah kena dan kesakitan. Ibu mertua yang jahat itu memang tak punya hati, sudah tau salah malah menyalahkan orang lain saja.  Malaikat tanpa sayap Tuhan turunkan untuk melindungi Via, dia malah terlihat mengkhawatirkan Via bukan memikirkan dirinya sendiri. “Gak usah. Gak kenapa-napa, kok. Kamu gak ada yang sakit kan? Ini kenapa pipinya merah?” Boy usap pipi Via yang bekas ditampar Fatimah tadi. Saat Via di rumahnya sendiri malah bahaya datang menghampirinya, sepertinya Via lebih cocok tinggal di tempat Boy agar terus dia awasi. Perasaan Boy tidak enak sejak dia mau pergi ke kantor, dia me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN