“Tidak apa-apa asalkan Via sembuh Ayah.” Boy merelakan jika ini yang terbaik untuk Via. Dia juga harus membalas perbuatan Andri yang kurang ajar. “Sekarang kita mau ungsikan Via kemana?” Mana mungkin jika di rumah. Via harus dalam keadaan tenang, tanpa gangguan, tanpa suasana berisik. Dia lebih cocok tinggal di suasana yang sepi dan asri. “Aku ada Vila di puncak kota bandung Ayah. Di sana Via tentu akan merasa tenang dan tidak akan mendengar atau melihat berita buruk lagi tentangnya.” Bila perlu handphone dan televisi semuanya dimatikan agar tidak ada berita Via yang lewat. “Tolong jaga dia, ya, Boy. Ayah akan tetap di sini untuk membereskan semuanya.” Beruntung sekali ada Boy yang hadir dalam hidup mereka. "Sia-" Baru saja Boy mau menjawab, langsung dipotong. Dia semangat 45 lah disur

