"Pengobatan"

1186 Kata

Mulut gak ada akhlak memang, bisa-bisanya dengan polos bilang belum kenyang. Boy sepertinya harus menyekolahkan lidah dan mulutnya agar tidak sepolos ini pada Arif.  “Ampun Ayah …. Ampun!” telinga Boy Arif jewer seperti anak kecil yang bandel saja. Ini anak tadi napsu sangat cium-ciuman, sekarang asal bilang belum kenyang. Pengan ta hih sama ayah yah! Anak gadis kesayangan ayah Arif yang baru jadi janda sudah dicium Boy sebelum halal.  “Ayah …. Sakit, uh.” Telinga Boy sampai terasa panas karena dijewer begitu kencang oleh Arif. Via dan dokter Asep sampai menoleh memperhatikan interaksi ayah mertua dan calon mantu ini. “Enak aja kamu bilang belum.” Habisnya ucapan Boy yang begitu polos berhasil membuat Arif kesal dan refleks menjewernya. Calon mantu yang somplak ini harus diberikan huku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN