Estu terhenyak mendapati reaksi tiba-tiba Gita padanya begitu lampu mati. Namun sesaat kemudian dia menghela nafas panjang begitu ingat kalau istrinya takut akan gelap di saat hujan lebat. Masalahnya, sekarang sedang musim penghujan. Malam yang serupa seperti ini akan sering terjadi. Lalu bagaimana dengan ketahanannya yang semakin dipertaruhkan? Karena ketika Gita memeluknya, jiwa kelelakiannya langsung bangun. Untuk perkara saat ini, Estu tidak mungkin mendorong tubuh Gita menjauh agar dia tidak khilaf. Gita sedang sangat ketakutan. Tubuh hampir polos istrinya ini pun gemetar karena rasa takut itu. Estu terpaksa harus membalas pelukan Gita agar istrinya ini tenang. Estu juga terpaksa mengusap punggung gita yang polos. “Jangan takut, Nona. Ada aku yang akan menjaga Nona.” Estu mencoba un

