“Hai, sayang…” Seperti biasa Bobby langsung mengecup pipi Gita dan yang dikecup dengan senang hati menerima kecupan itu. “Sudah lama menunggu, Bob?” tanya Gita manja. “Tidak. Begitu sampai aku langsung mengirim pesan kepadamu. Apa kita mau berangkat sekarang juga?” “Tentu dong. Aku takut Si Gembel tau nanti.” “Ya sudah. Ayo naik.” Bobby membukakan pintu depan mobil samping kemudi. Gita masuk ke dalamnya. Tak lama kemudian mobil Bobby meninggalkan halaman kafe. Sementara itu di dalam kafe, Estu tampak gelisah. Dia merasa Gita terlalu lama di toilet. Tak tenang, Estu pun memutuskan untuk menyusul Gita ke toilet. Dia ingin memastikan kalau Gita memang ada di sana. Estu pun beranjak dari duduknya menuju toilet. Estu melihat toilet tertutup. Karena tak berani untuk mengetuk apalagi masuk

