“Kakak namanya siapa?” tanya gadis yang duduk di atas sepeda dan sepedanya sedang dituntun oleh Estu. “Nama kakak Estu,” jawab Estu dengan sedikit senyum. “Ooo, Estu. Namanya bikin adem.” Alis Estu bergerak ke atas. “Oya?” “Iya. Aku suka dengan nama kakak.” “Terima kasih kalau begitu,” balas Estu. “Kamu sendiri namanya siapa?” “Aku?” “Yup.” “Kakak penasaran dengan namaku juga?” “Mungkin. Siapa tau kita bertemu lagi di lain hari bukan?” “Ah, ya. Aku rasa kita akan sering bertemu.” “Jadi siapa nama kamu?” Gadis itu menepuk keningnya. “Aduh, kenapa aku bisa lupa kalau aku belum menyebutkan namaku.” Gadis itu mengulurkan tangannya. “Kenalkan kak, namaku Intan.” Estu menerima uluran tangan Intan. “Oke, intan. Nama yang penuh makna.” “Bagaimana kakak bisa mengatakan kalau namaku

