Setelah selesai membeli bunga, kini Alfa dan Vanya segera berjalan memasuki area pemakaman itu. Kini tujuan pertama mereka adalah pemakaman Nenek Alfa. Vanya dan Alfa telah tiba di depan makam dengan bertuliskan nama Endah Haryanti di batu nisan itu. Alfa mulai berjongkok di samping makam sang Nenek, begitu pula dengan Vanya yang turut berjongkok di depan makam itu. "Assalamualaikum Nek," ucap Alfa seraya mengelus batu nisan yang bertuliskan nama sang Nenek. "Maaf Alfa baru sempat datang lagi, ada beberapa urusan yang harus Alfa urus," "Alfa kesini membawa seseorang yang sangat berharga bagi Alfa Nek," Alfa mulai menoleh ke arah Vanya yang berjongkok di samping kanannya. "Dia Vanya Nek, perempuan kuat yang Alfa kagumi." Vanya tersenyum samar, entah mengapa hatinya sed

