"Diem lo semua! Sekali lagi ada yang ngatain Hana gue robek-robek mulut lo semua!" Revan berkata dengan berapi-api. "Tenang-tenang semua!" Kata pak RT. "Revan kamu juga tenang, ada saatnya nanti kamu bicara" "Nyolot aja si Revan!" Seorang teman Beno bicara "Bapak-bapak, ibu-ibu, adek-adek harap tenang. Tidak perlu emosi, kita dengarkan penjelasan mereka dengan baik." Seorang tokoh masyarakat berusaha ikut menenangkan emosi warga. "Baik, bisa kita lanjut?" "Bisa pak!" Jawab warga kompak. "Nah Revan sekarang giliran kamu bicara" Revan dan Hana duduk berdampingan di sofa. Di depan mereka ada ketua RT dan seorang tokoh masyarakat. Beno beserta kawanannya berdiri disebelah kiri Revan. Revan menceritakan semua kejadian yang dialaminya semenjak menolong Hana sampai kedatangan Beno dan kaw

