Hasta tak bisa menutupi kebahagiaan yang kini meledak dalam dirinya. "Rahang lo nggak pegel dari tadi nyengir terus?" Pertanyaan yang Arya lontarkan, berhasil mencuri atensi Hasta. Melirik kearah sahabatnya yang tengah menyetir, Hasta mengedikan bahu, "tentu saja gue bahagia. Karena akhirnya, tak perlu lagi menggunakan arm sling." "Bukan berarti tangan lo udah benar-benar pulih sepenuhnya ya Has." Menaikan satu alis mata, Hasta menatap sahabatnya yang hari ini mengantarnya ke rumah sakit, untuk melakukan pemeriksaan. Padahal dia bisa pergi sendiri. Tapi Arya tetap bersikeras mengajukan diri. Bahkan sampai menghubungi mamanya demi mendapat dukungan. Amel jelas berpihak pada Arya. Wanita paruh baya itu mengomel usai mendengar laporan yang disamapaikan secara berlebihan tentang Hasta y

