[25] Lunch At France

1978 Kata

Paris, Capital Of France Sepanjang perjalanan, Aprodytha sesekali mengusap kedua kakinya karena merasa tak nyaman bertelanjang kaki. Damien yang melihat hal tersebut merasa bersalah karena langsung mengambil sepatu milik Aprodytha tanpa memikirkan keadaan wanita itu. “Mau memakai sepatuku?” tanya Damien memecah keheningan di mobil itu. Aprodytha menolehkan pandangannya pada Damien, begitu pula dengan Peter yang diam – diam mengintip melalui kaca spion. “Tentu saja ukurannya akan sangat besar di kaki ku. Jadi jawabanku adalah, tidak dan terima kasih atas tawaranmu,” jawab Aprodytha setelah melihat ukuran kaki milik Damien. Damien tak berkutik, ia pun kembali memalingkan wajahnya melihat pemandangan Kota Paris. Begitu pula dengan Aprodytha yang tampak menikmati pemandangan Kota Paris.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN