Zeousin Family Headquarters, Italy Tok ! Tok ! Tok ! Suara ketukan pada pintu ruangan Damien sukses membuat pria itu tersadar dari lamunannya yang sedari tadi terus memikirkan kejadian saat ia mabuk tadi malam. Dia bisa mengingat jelas bagaimana dia meniduri istrinya di bawah kendalinya. Namun, apa yang mendasari Damien bertindak seperti itu? “Lihatlah, ada seorang pria yang kurang fokus menjalani harinya,” cibir Falqib seraya memasuki ruangan Damien bersama dengan Gamaliel. Damien menyunggingkan senyuman nya seperti biasa. Dia lalu beranjak dari kursinya dan mempersilakan dua pria itu untuk duduk di sofa yang terletak di sudut ruangan. “Sepertinya aku menyadari ada yang berbeda dari ruangan ini, atau aku saja yang merasa demikian?” ujar Gamaliel sembari mengedarkan pandangannya ke se

