Tanpa menunggu waktu lama Hawa menuangkan cairan itu ke punggung Adam, ia mulai memijatnya pelan. Adam suka pijatan Hawa yang terasa enak di punggungnya bahkan matanya mengantuk saking enaknya pijatannya. Adam tidak menyangka Hawa bisa sehebat itu melakukan pijatan. "Ya, bagian itu Hawa. Aku suka pijatanmu," gumam Adam tanpa sadar membuat Hawa tersenyum sendiri. Dia tidak menyangka Adam sangat menyukai pijatannya itu apalagi kini pria itu akan tertidur di bak mandi. Ia bersandar di bathtub sementara Hawa duduk di tepi bathtub mengerjakan tugasnya. Setelah ia memijit punggung Adam lalu berpindah ke tangannya, pria itu sepenuhnya ingin tertidur di bathtub. Hawa bergegas memencet tombol agar pembuangan air di bathtub terbuka. Ia harus membuang air bathtub Adam sedikit sampai sepinggang. Dia

