[34] Bu Sena

1489 Kata

Inggit masuk ke dalam unit apartement nya dalam keadaan kesal setelah pulang dari pertemuan bersama Bisma dengan CEO dari Harmony Corp. Inggit langsung melempar tasnya ke atas tempat tidur dan membuat Rorra yang sedang asik menonton TV terkejut akibat tingkah Inggit yang tidak biasa. "Astaga!" pekik Rorra saat melihat Inggit yang langsung melempar tas miliknya. "Arrgh! Aku kesal sekali! Bisa - bisanya dia tak menghargai orang tua. Lelaki macam apa dia?!" gumamnya sembari mengeluarkan piyama dari dalam lemari. "Astaga, apa yang terjadi? Kenapa kau marah - marah?" tanya Rorra. "Si Bisma itu, mentang - mentang ia sudah jadi kaya, sukses dan sehebat sekarang, bisa - bisanya dia memperlakukan kakeknya seperti itu! Setidaknya hargai perasaannya jika tidak mau menerimanya. Masih untuk dikasih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN