Bisma melangkahkan kakinya, memasuki ruang kerjanya dan langsung mengambil posisi duduk di seberang Kinan yang telah lebih dulu tiba di ruangannya. "Tumben sekali datang kemari," ujar Bisma pada Kinan dengan nada tak sukanya terhadap wanita itu. Kinan meletakkan cangkir teh yang ia gunakan dan menatap Bisma sembari melempar senyumannya. Memang benar, ini adalah pertama kali baginya datang ke kantor Bisma. Padahal selama 2 tahun Bisma pacaran dengan Bunga pun, tak pernah sekalipun Kinan menemuinya selain di rumah. "Aku dengar kau membayar reporter yang menyebarkan berita palsu tentang Inggit, benarkah?" tanya Kinan sambil menyunggingkan senyumannya yang tampak mengejek bagi Bisma. "Apa kau kemari dan membuang waktuku hanya untuk pertanyaan konyol seperti ini?" tanya Bisma balik. "Ingat

