Anna mendecakkan lidahnya kesal. "Apa kau telah membungkam mulut mereka agar tidak mengatakan kebenarannya?" Tanyanya, datar. Dia lantas menghela napasnya dengan dalam. Di sisi lain, terkadang ia merasa lelah dengan keluarga besarnya yang melakukan berbagai segala cara, demi meraih keinginan mereka tanpa memedulikan orang lain. "Aku tahu jalan pikiran lelaki di keluarga kita yang akan melakukan segala cara agar semua keinginannya terpenuhi——" ujarnya pelan lalu ia menjeda perkataannya. Anna tersenyum samar. "Termasuk menutupi kebenaran dan jika perlu kalian akan melenyapkan pengganggu itu untuk selamanya," ujarnya lugas. Hingga Rei mengatupkan rahangnya rapat dan seharusnya Anna tidak membawa-bawa keluarga besarnya kedalam permasalahan ini. "Keluargaku hanya berupaya melindungi diri dan

