Masih saja di bawah selimut yang sama, Cailey mencoba melepas lilitan tangan yang berada di atas perutnya. Dengan sabar akhirnya ia bisa bebas dan segera beranjak dari ranjang secara perlahan. Dirinya meringis merasakan nyeri di antara kedua pahanya, pelan-pelan ia berjalan karena tak nyaman merasakan lengket di sekujur tubuhnya. "Ah.. isshhhh..." Cailey mendesis, sangat perih saat dirinya sudah berhasil masuk ke dalam kamar mandi dan mengguyur tubuhnya di bawah shower. "Itu manusia apa banteng sih, srudak sruduk nggak ada capeknya." gerutunya sambil menggosok pelan miliknya yang begitu perih dan terasa lengket karena banyaknya cairan milik suaminya yang menyembur berkali-kali di dalam rahimnya hingga meluber keluar. "Sakit?" Cailey tersentak saat Leo sudah berdiri di belakangnya, dan

