"Bagaimana kuliahmu hari ini?" Cailey yang sedang minum air di dekat wastafel pun tersedak karena terkejut dengan suara berat nan seksi di belakang telinganya. "Uhukk... Tu-tuan." susah payah ia menelan air yang tersisa di ujung kerongkongan. "Aku suamimu bukan majikanmu...!" ujar Leo dingin sambil meremas pinggang Cailey. Tubuh Cailey meremang saat jemari nakal itu mengusap lembut paha sampai ke pangkalnya. "Apa hari ini cukup mengusir rasa bosanmu, sayang?" Leo memutar tubuh istrinya, dan mengangkatnya agar duduk di tepi meja dapur. "Hmm?" ujung jarinya mengangkat dagu Cailey menatap raut wajah yang sudah memerah, mungkin karena malu. "Kenapa diam saja, sayang?" "Tu-tuan-" Cup... Lelaki langsung membungkam bibir Cailey dengan bibirnya, ia sengaja mengecupnya sekejap. Kedua tanga

