Mabuk Jus Jambu

1200 Kata

Delina berjalan di lorong kelas, dengan tujuan kantin sekolah, hingga tiba-tiba ia menubruk seseorang tanpa sengaja. Di depan ruang sekretariat Osis sekolahnya. “Aduh maaf, Pak!” ucap Delina. Ia merasa telah menubruk seorang guru, tapi anehnya kenapa sepatu yang dipakainya begitu santai. Sepatu Kets putih. Matanya pun diangkat ke atas, dan menemukan Ilham sedang ada di depan wajahnya. “A Ilham???” “Kenapa? Ini bukan mimpi kok!” Ilham tersenyum. “A Ilham ngapain di sini?” tanya Delina, mendadak jadi salah tingkah. “Ketemu kamu!” candanya berbisik di telinga Delina. Hampir saja Delina percaya dengan ucapan itu, tiba-tiba ia kaget saat menoleh ke samping, orang-orang dari balik pintu ruang Osis tengah memperhatikan mereka. Di sana juga ada Mini, Febi, bahkan Rico, kakaknya. “Hai, Lin!

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN