Pertemuan

1115 Kata

Febi sedang bersantai di sebuah ayunan mirip sarang burung yang terletak di sebuah taman di belakang rumahnya. Ia sedang membaca sebuah Novel Romance yang mendayu-dayu dan penuh drama romantis. Sesekali terlihat Febi tersenyum sendiri membaca Novel itu. Tiba-Tiba saja Febi berhenti, dan seketika wajah Ilham menari-menari di benaknya. Ia pun kembali teringat kejadian yang belum lama berlalu. “Kamu mau pesen apa, biar aku pesenin?” tanya Ilham dengan ramah, sesampainya mereka di Café waktu itu. “Hot Chocolate aja, Kak. Makasih ya,” jawab Febi dengan manis dengan hati yang terisi penuh dengan perasaan berbunga. Febi masih merasakan perasaan tidak percaya, ketika sejam lalu tak disangka Ilham menghubunginya secara tiba-tiba. Sungguh Febi tidak percaya, keinginannya terwujud lebih cepat un

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN