“Hanya dua huruf saja? Apa huruf di ponselnya terbatas?!" gerutu Andra saat mendapat balasan terlalu singkat dari Aina. Semalam, setelah mendengar alasan kenapa Aina jatuh cinta pada Adi, Andra berinisiatif untuk memperbanyak waktunya bersama Aina, termasuk menemani makan siang agar menjadi pria yang diinginkan Aina. Tok ... Tok .... “Masuk!” “Ada apa kau memanggilku? Bagaimana jika ada yang melihat kita?" tanya Aina langsung “Duduk sini!” perintah Andra menepuk-nepuk sofa yang ada di sebelahnya tanpa menghiraukan pertanyaan Aina. Aina langsung melangkah untuk duduk di tempat yang Andra suruh. “Apa kamu sudah makan siang?” tanya Andra. “Belum, nanti setelah pulang dari sini aku akan makan.” “Kebetulan sekali. Sebelum kau pulang, makanlah dulu bersamaku. Hari ini Adit ulang tahun.

