Melihat mobil melaju dengan sangat kencang, Andra langsung mengarahkan kemudi ke sisi jalan agar tidak menabrak orang lain. “Aina injak remnya!” perintah Andra, panik. karena panik pula, Aina malah menginjak pedal gas makin dalam dan mobil melaju semakin kencang. Andra sengaja membuang kemudi ke arah pohon agar mobilnya bisa berhenti. Jika tidak, Andra takut akan mencelakai orang lain. BRAAAAAK .... Mobil sedan berwarna hitam kesayangan Andra akhirnya menabrak sebuah pohon dengan sangat kencang. Beruntung airbag menghalangi kening Andra dari benturan ke dasboard, begitu juga dengan Aina. Karena kondisi jalan yang sepi, tak ada satu orang pun yang mendatangi mobil Andra. “Aina, kau tidak apa-apa?” tanya Andra panik. Andra memeluk Aina yang terlihat syok. Ia mencium sudut kening Aina

