Kebohongan 2

1878 Kata

“Kenapa kau menamparku?!" tanya Andra sambil memegang pipinya yang terasa panas. “Lelaki berengsek! Teganya kau mengambil keuntungan dariku! Kenapa kau sejahat ini? Apa kau punya dendam, atau aku punya kesalahan tanpa aku tahu sampai kau setega ini?!" hardik Aina, sedih. “Aina, aku hanya—“ “Hanya apa?! Apa karena aku hanya gadis miskin, jadi kau bisa memanfaatkan dan bertindak semaumu?" “Aku tidak mungkin seperti itu, Aina!” sanggah Andra. “Lalu kau seperti apa? Aku pikir pria kaya dan berpendidikan sepertimu bisa menghargai wanita. Aku pikir kau pria yang selalu melindungi dan menghormati wanita. Tetapi, jangankan melindungi, kau justru malah merenggut yang bukan hakmu! Apa semua pria kaya raya seperti ini?!” isak Aina. Aina beranjak dari tempat tidur untuk pergi meninggalkan aparte

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN