"Hidup itu adalah dimensi di mana setiap orang ingin menjadi juri di kehidupan orang lain menjadi benang kusut dan kerikil yang pandai menawarkan luka." -Agal- *** Selepas pulang malam sedang menyapa dengan senyuman, dia menawarkan pesona bersama keanggunan yang membuat siapa saja bahagia menatapnya. Bicara perihal keindahan ternyata dia hidup bersama cerita, pada hari yang telah dinanti semoga saja tak ada duka yang terselip di antaranya. Mereka keluar dari dalam restoran sambil sesekali Aji mengucapkan lelucon lucu yang membuat mereka bertiga tertawa. "Kalian harus tau, kemarin gue kan lagi ngomong sama Ani di dalam Mall, sambil benerin tali sepatu yang lepas, eh ternyata Ani udah jalan jauh di depan, al hasil orang-orang pada lihatin gue sambil ketawa," ucap Aji bercerita dengan g

