"Kadang yang memberikan luka mudah sekali bersikap biasa sementara yang di rundung duka tidak pernah ada obat yang benar-benar memulihkan." -Wiliyah Jumiati- *** Jika pagi bisa berbincang dengan siang mungkin dia akan mencurahkan perasaan dengan tawa yang pilu, melihat seorang perempuan cantik sedang termenung memikirkan hal apa yang harus dia lakukan setelah ini. Memang Nana sudah janji untuk menemui Bapak itu hari ini, berbekal keyakinan dan tekad kuat. Dia hanya berharap setelah ini tidak dijadikan tumbal atau sate karena mengingat betapa seramnya bapak itu ketika marah. Nana menyiapkan sepeda motor untuk berangkat hari ini, karena kebetulan mobilnya sudah di ambil oleh tukang bengkel tadi pagi untuk diperbaiki spionnya yang rusak. Dengan memakai helm berwarna cream yang di depann

